sedikit kami jelaskan bahwa transaksi yang perum Bulog lakukan itu murni bisnis to bisnis. Minyakita bukan barang bersubsidi pemerintah,”
Sementara itu, Manajer Bisnis Bulog Jambi, Ashariyanti Pratimi memaparkan hasil pengecekan langsung ke lokasi RPK Cahaya Barokah yang menjadi sorotan.
“Perum Bulog Kanwil Jambi benar telah melakukan penjualan Minyakita kemasan satu liter kepada RPK Cahaya Barokah sebanyak 1.000 karton atau 12.000 liter,
Kemudian pengiriman dilakukan menggunakan truk yang masih terpasang spanduk penyaluran bantuan pangan. Namun, menurutnya hal tersebut murni kelalaian pihak angkutan.
“Kami pastikan barang yang diangkut bukanlah barang bantuan pemerintah. Pemasangan spanduk tersebut murni kelalaian dari pihak angkutan yang tidak melepas atribut lama,”
hasil klarifikasi, diketahui sebagian Minyakita telah dijual kembali oleh RPK cahaya Barokah ke pihak lain. Sekitar 180 karton atau 2.160 liter didistribusikan ke pengecer di wilayah Bayung Lencir dengan harga antara Rp180.000 hingga Rp188.000 per karton, atau setara Rp15.666 per liter.