Menurut pengakuan korban yang diperkuat rekaman CCTV, IB sama sekali tidak melakukan perlawanan. Namun pelaku justru bertindak brutal dengan menikam paha korban menggunakan benda tajam yang diduga gunting. Tak hanya itu, pelaku juga mendorong etalase konter hingga pecah dan menggunakan serpihan kaca untuk melukai kaki korban.
Korban bahkan sempat dikejar oleh anak pelaku, lalu ditendang dan dipukul. Akibat kejadian tersebut, IB mengaku mengalami trauma mendalam.
Diketahui, korban dan pelaku saling mengenal karena sama-sama berjualan handphone di kawasan tersebut.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius. Telapak kaki mengalami luka robek sepanjang sekitar 9 sentimeter dengan kedalaman 2,5 sentimeter dan harus menjalani 14 jahitan. Sementara luka tusuk di paha memiliki kedalaman sekitar 2 sentimeter.
Korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian sejak hari yang sama. Namun hingga kini, belum ada perkembangan resmi terkait penanganan kasus tersebut. Bahkan anak sulung pelaku berinisial Y yang diduga mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku, disebut enggan memberikan informasi kepada pihak berwajib.
Kasus ini pun menjadi sorotan warga dan pedagang sekitar yang berharap aparat segera bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang. (*)