Momentum Ramadan tahun ini juga menjadi pertemuan perdana Wali Kota Maulana bersama jajaran setelah kembali dari ibadah umrah. Ia menyampaikan terima kasih atas doa seluruh jajaran serta mengajak bersama mendoakan Sekretaris Daerah agar segera diberi kesembuhan.
Maulana juga mengajak seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Jambi untuk berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dan menjadikan jabatan sebagai sarana menolong masyarakat. Ia mengapresiasi perangkat daerah yang telah melaporkan capaian layanan publik setiap hari, seperti percepatan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha kecil.
“Orang yang ingin berusaha harus dibantu, jangan dipersulit. Masyarakat yang sakit harus dibantu, jangan dipersulit administrasi. Ketika kita berbuat baik kepada orang lain, sesungguhnya kita sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, ia berpesan agar setiap aparatur memulai hari kerja dengan niat membantu masyarakat dan mengevaluasi manfaat kerja di akhir hari. “Mudah-mudahan jabatan yang Allah titipkan ini menjadi sarana pengabdian terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, tausiyah Ramadan disampaikan oleh ustadz Ubaidillah yang mengajak seluruh hadirin memperbanyak amal kebaikan dan optimisme di bulan suci Ramadhan.
Pada bulan suci yang penuh keberkahan Ia mengajak dan mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum perbaikan diri dan kepedulian sosial kepada sesama agar kita memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.