METRONEWS

Persiapan Musim Sekolah Anak Tanpa Membuat Keuangan Kaget

0

0

jambiviral |

Rabu, 07 Jan 2026 08:50 WIB

Reporter : Vritimes

Editor : Vritimes

Persiapan Musim Sekolah Anak Tanpa Membuat Keuangan Kaget

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Musim sekolah anak sering datang dengan perasaan campur aduk. Ada semangat melihat anak naik kelas atau masuk jenjang baru, tapi ada juga rasa was was saat mulai menghitung kebutuhan. Seragam, sepatu, buku, alat tulis, sampai biaya tambahan sekolah muncul hampir bersamaan.

Pengeluaran rutin rumah tangga tetap berjalan, sementara saldo rekening terasa cepat berkurang. Situasi seperti ini sangat wajar. Banyak keluarga mengalami hal yang sama setiap tahun.

Simak bagaimana cara menyikapi dan menata kebutuhan agar persiapan sekolah berikut ini:

1. Mengenali pola pengeluaran musim sekolah

Musim sekolah sebenarnya bukan kejutan. Waktunya jelas dan kebutuhannya relatif bisa diperkirakan. Namun dalam praktik, biaya sekolah sering terasa mendadak karena tidak selalu masuk perencanaan bulanan.

Saat semua kebutuhan datang bersamaan, tekanan finansial mudah muncul. Dengan mengenali pola ini lebih awal, kamu bisa mulai mengubah sudut pandang. Biaya sekolah bukan gangguan, melainkan bagian dari siklus keuangan tahunan yang perlu diperlakukan secara khusus.

2. Menyusun daftar kebutuhan dengan kepala dingin

Antusiasme menyambut tahun ajaran baru sering membuat daftar belanja bertambah panjang. Ingin memberikan yang terbaik untuk anak adalah hal yang manusiawi. Namun, tetap perlu ruang untuk berpikir realistis.

Coba duduk sebentar dan cek perlengkapan yang sudah ada. Seragam lama masih layak atau tidak. Sepatu masih bisa dipakai beberapa bulan ke depan atau memang perlu diganti. Buku dan alat tulis mana yang benar benar habis. Proses ini membantu pengeluaran lebih terarah dan terasa masuk akal.

3. Membagi belanja agar tidak terasa berat

Membeli semua kebutuhan sekolah dalam satu waktu sering terasa praktis, tapi dampaknya cukup besar ke arus kas. Alternatifnya, belanja bisa dibagi dalam beberapa tahap sesuai prioritas.

Pendekatan ini membuat pengeluaran terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan. Kamu juga punya waktu untuk membandingkan harga dan kualitas tanpa terburu buru. Selain lebih hemat, keputusan belanja biasanya lebih rasional.

4. Mengajak anak terlibat dalam persiapan

Persiapan sekolah bisa menjadi momen belajar bagi anak. Mengajak mereka ikut memilih perlengkapan membantu anak memahami bahwa setiap barang punya nilai dan tidak semuanya harus diganti setiap tahun.

Anak yang dilibatkan biasanya lebih menghargai barang yang dimiliki. Mereka juga belajar bahwa keputusan keuangan di rumah diambil dengan pertimbangan, bukan sekadar keinginan sesaat.

5. Menjaga keseimbangan dengan kebutuhan rumah tangga

Fokus pada biaya sekolah sering membuat kebutuhan rumah tangga lain terabaikan. Padahal, pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, dan tagihan bulanan tetap membutuhkan perhatian.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER